3 Perilaku Aneh Remaja di Era Media Sosial

Kita sekarang hidup di zaman modern, teknologi semakin canggih dan karena perkembangannya banyak sosial media seperti Facebook, Twitter, Instagram, Path, dll.

Pengguna sosial media di Indonesia cenderung berasal dari kaum remaja rentang usia 15 – 24 tahun. Sayangnya, perkembangan teknologi tidak diikuti dengan perkembangan sikap dan perlaku. Remaja yang menggunakan sosial media kebanyakan berperilaku aneh. Apa saja itu?

  1. Pamer penyakit

tangan diinfus

Apakah anda punya teman di media sosial yang ketika dalam keadaan sakit dia malah posting foto tangannya sedang diinfus? Jika kita berpikir negatif, mungkin dia kurang perhatian. Tujuannya supaya seluruh teman-temannya tahu dia sedang sakit lalu memberi perhatian dan simpati padanya.

Tapi jika kita berpikir positif, dia sedang ingin pamer penyakit dan membuat iri seluruh teman-temannya yang sehat bahwa dia punya penyakit yang berkelas. Bukan penyakit masyarakat menengah ke bawah yang tidak berkelas dan tak perlu diinfus seperti masuk angin, panu, kaki berjamur, impotensi, gangguan kehamilan, dan janin.

  1. Pamer harta

sepatu baru

Selain pamer penyakit, remaja juga kerap pamer harta di media sosial. Remaja seperti ini jika baru beli sepatu, langsung difoto dan diupload ke media sosial. Jika baru dibelikan mobil oleh orang tua, foto mobil barunya di-upload ke media sosial.

Kita sebagai penikmat media sosial sebenarnya risih dan tidak mau tahu apakah dia punya sepatu atau mobil baru karena itu adalah informasi yang tidak penting. Mobil dan sepatu barunya itu jadi terlihat tidak berharga lagi karena kesombongannya.

Seharusnya yang remaja ini lakukan adalah upload foto keluarga mereka karena harta yang paling berharga adalah keluarga. Istana yang paling indah adalah keluarga. Puisi yang paling bermakna adalah keluarga. Lah, kok malah nyanyi?

  1. Edit foto berlebihan

photoshop

Setiap orang biasanya memasang foto terbaik mereka untuk dijadikan profile picture di media sosial. Namun kebanyakan remaja suka mengedit foto mereka sendiri secara berlebihan.

Contohnya wajah yang diputih-putihkan padahal aslinya hitam. Ada juga hidung diedit jadi mancung padahal aslinya pesek. Seakan-akan mereka tidak bangga dengan jati dirinya sendiri.

Remaja seperti ini dikhawatirkan saat dewasa nanti akan semakin berlebihan mengedit foto. Misal wajah diputih-putihkan, hidung dimancungkan, dada diperbesar, latar belakang foto diberi gambar bunga-bunga, padahal aslinya cowok.

Apalagi keanehan remaja di era sosial media yang pernah pemirsa lihat? Sila bagikan di kolom komentar.